Chicco Jerikho, Peran Narapidana dan Pengalaman Deg-degan Baca Al Fatihah

Juli 20, 2014

"Saya puas lihat hasilnya, merasa terharu saat pertama kali nonton tadi," kata Chicco Jerikho, sang narapidana yang kabur di film 'Seputih Cinta Melati. Dalam film ini, Cihcco juga harus membaca Al Fatihah.

Bermain di film religi dan memainkan karakter seorang muslim menjadi pengalaman baru bagi Chicco. Adegan itu dilakukannya dengan sangat hati-hati. Ia bersyukur mampu menunaikan tugasnya dengan dukungan dari pemain lain dan kru.

"Memang film ini religi Islam. Saya berperan sebagai Ivan, seorang muslim. Di sini saya harus adegan baca surah. Karena saya Kristen, kesulitannya ini kan sensitif karena kalau salah kan nggak enak. Butuh waktu khusus aja sih," ujarnya.

"Deg-degan juga pas adegan itu, takut salah. Saya dibantu Bang Asrul (Dahlan, pemeran Erik) dan semua teman-teman. Dikasih dukungan hingga lancar," tambah aktor kelahiran Jakarta, 3 Juli 1984 itu seraya tersenyum.

Skenario yang bagus dengan cerita inspiratif membuat Chicco menyanggupi peran yang ditawarkan kepadanya. "Saya baca dari skripnya, ringan tapi pesan-pesannya bagus seperti sejahat-jahatnya orang kita punya satu titik di mana hatinya itu pasti tersentuh dan Tuhan tidak memandang umatnya siapapun yang mau tobat selalu ada jalan," lanjut Chicco.

Chicco bersama Asrul Dahlan memerankan dua narapidana, Ivan dan Erik, yang kabur dari sebuah penjara beberapa minggu sebelum Hari Raya Idul Fitri tiba. Karena terus dikejar para polisi, mereka pun terpaksa bersembunyi di sebuah pondok yang akhirnya mempertemukan mereka dengan kakak beradik Rian (Fatih Unru) dan Melati (Naomi Ivo).

Ivan menolong Melati yang kakinya tejepit ketika Melati dan Rian hendak memancing ikan. Dari situlah, Melati dan Rian sangat berterima kasih kepada Ivan dan Erik dan merasa senang karena mendapatkan teman baru